Dinas Perdagangan & KPJP Gelar Festival Sate Padang - Sumatera Executive

Breaking

Sunday, February 17, 2019

Dinas Perdagangan & KPJP Gelar Festival Sate Padang


Padang (SUMBAR). SE - Dinas Perdagangan Kota Padang bersama Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) mengundang secara terbuka warga Kota Padang untuk mencicipi kenikmatan Sate Padang dalam acara Festival Makan Sate Padang yang di selenggarakan pada Sabtu (16/2/2019) di Kawasan Jalan Permindo-Pasar Raya Padang.

Sate Padang begitu khas dengan aroma harum rempahnya dan sausnya yang unik, dan Sate Padang merupakan sajian kuliner asli Sumatera Barat yang berada dalam daftar kuliner terfavorit di lidah masyarakat Sumbar, yang kenikmatannya telah dikenal hingga manca Negara. 

Sate khas Minang ini terdiri dari irisan daging sapi yang direbus dengan bumbu spesial kemudian dibakar. Disajikan dengan katupek (ketupat beras) dan disirami saus berbumbu kari yang kental dan gurih. 

sate%2B2
Walikota Padang, Mahyeldi membaur bersama masyarakat menikmati kelezatan Sate Padang

Sayangnya, kepopuleran kuliner satu ini sempat tercemari oleh oknum pedagang yang sangat tidak beretika dan bertanggung jawab.

Oknum pedagang tersebut menggunakan daging babi pada bahan utama satenya. Hal ini membuat masyarakat kota Padang takut dan trauma, hingga menghindari mengkonsumsi sate Padang. 

Padahal Sate Padang selama ini tak pernah menggunakan bahan baku yang bersumber dari daging babi. 

Dampaknya sangat luar biasa, banyak warga yang menahan diri untuk tidak menikmati Sate Padang, sehingga berimbas pada kondisi ekonomi para pedagang sate, serta mencoreng citra kuliner khas Minang ini.

Penasehat Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) Miko Kamal menjelaskan, 'inilah salah satu mengapa kita menggelar Festival Makan Sate ini, kita mau menunjukkan pada masyarakat luas dan dunia bahwa Sate Padang itu halal, dan tidak seperti yang dilakukan pedagang nakal yang telah ditangkap tersebut, ungkapnya.

Untuk menjamin sate yang dijual oleh para pedagang terjamin kehalalannya, panitia meminta pedagang sate menandatangani Surat Pernyataan yang berisi bahwa mereka selama ini tidak pernah menggunakan bahan-bahan yang tidak halal untuk dagangan mereka dan berjanji tidak akan menggunakan bahan-bahan haram untuk dagangannya.

"Dengan Festival Sate ini, mudah-mudahan pedagang sate Padang menjadi bergairah kembali, serta pecinta kuliner sate Padang tidak merasa waswas lagi dalam mengkonsumsi makanan ini," harap Miko. 

sate
Ratusan masyarakat datang  berbondong-bondong  untuk mencicipi kelezatan Sate Padang

Dikesempatan yang sama, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya mengatakan kita memang Kecolongan, salah seorang pedagang sate disimpang haru menjual sate bahannya daging babi, kayaknya ingin cepat kaya, lalu cari jalan pintas, tak tahu mana yang haram dan halal.

Pedagang yang jual sate bahan daging babi, saat ini dalam ptoses hukum, tentu pihak penegak hukum dapat menjatuhkan hukum yang setimpal, sebab pekerjaan telah banyak merugikan orang, bahkan telah membongi publik, sebut Walikota.

Walikota  Padang memintak warga kota agar belanja dan makan ditempat yang telah dijamin kesehatan makanannya dan sudah memiliki label halal, ini perlu menjadi perhatian bagi muslim.

Mahyeldi menambahkan "Sate Padang salah satu makanan yang kita banggakan sebab sate Padang telah mendunia enaknya, bahkan sudah ada nyanyian kusus nikmatnya Sate Padang, yang dinyanyikan oleh Warga Negara Asing".

"Mari kita viralkan Sate Padang, sate paling enak dan enak sekali, sehingga keenakannnya menggaung ke pelosok dunia internasional, sate padang, sate gurih dan sate halal " ungkap Mahyeldi.

#deni

No comments:

Post a Comment

PT.Sumatera Executive News Mengucapkan, Selamat datang di Website www.sumateraexecutive.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas